![]() |
| Sekda NTB Abull Chair tegaskan persoalan anomali dewan tidak akan hambat pembhsa APBD NTB 2027 |
Garis Merah- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat Abul Chair menegaskan persoalan anomali pokok pokok pikiran (Pokir) DPRD NTB yang menjadi isu hangat dalam beberapa waktu diyakini tidak akan mengganggu dan menghambat pembahasan APBD NTB tahun 2027.
Menurutnya pembahasan APBD NTB 2027 tetap akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
"Tidak akan menghambat, tidak ada itu (pokir) menjadi penghambat, pembahasan APBD NTB tetap sesuai jadwal," ujarnya.
Kepada awak media di kantor gubernur, Rabu 28 Oktober 2026 Sekda NTB mengatakan sesuai dengan hasil reviu KPK pokir dewan harus di evaluasi.
"Soal anomali pokir itu sesuai hasil reviu harus di evaluasi dan di perbaiki, untuk teman teman kita mitra kita di dewan harus ada keikhlasan hati pokirnya di evaluasi dan diperbaiki," kata Chair.
Seperti di ketahui Pemprov NTB tidak akan melaksanakan Pokir Dewan 2026 karena adanya sejumlah anomali sesuai hasil reviu KPK saat menggelar rapat dengan Gubernur dan seluruh jajaran OPD NTB serta anggota DPRD NTB beberapa waktu lalu.
Anggaran sebesar Rp 126 miliar Pokir legislatif tidak bisa di eksekusi. Selain karena adanya ditemukan anomali juga karena waktu yang mepet.
"Tidak bisa dilaksanakan, waktunya juga tidak memungkinkan, jadi untuk tahun 2026 pokir dewan tidak bisa kita laksanakan," tandas Abul Chair.(GM1)

0 Komentar