![]() |
| Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati kunjungi lokasi kebakaran desa Sade dan janji akan revitalisasi desa adat sade |
Garis Merah- Kebakaran besar melanda Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (22/8/2026) malam.
Sedikitnya 120 bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, bambu, bedek, dan beratap ilalang hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun warga masih mengais puing-puing sisa rumah mereka hingga Minggu (23/8).
Begitu menerima kabar kebakaran, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati langsung menuju lokasi kejadian.
Setibanya di Desa Adat Sade, Sari meninjau area terdampak, berdialog dengan warga, dan melihat langsung proses pembersihan material sisa kebakaran.
Dalam kunjungannya, Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menyerahkan bantuan uang tunai Rp 200 juta serta 100 paket sembako kepada warga terdampak.
Ia juga memastikan bahwa bantuan lanjutan akan diberikan melalui program pemerintah pusat.
“Saya sudah berkoordinasi agar revitalisasi pembangunan di Desa Adat Sade dapat segera dilakukan. Ini bukan sekadar musibah bagi satu desa, tetapi duka bagi kita semua,” ujar Sari.
Ia menegaskan bahwa pemulihan kawasan adat tersebut akan menjadi perhatian khusus.
Selain menyerahkan bantuan, Sari mengunjungi posko kesehatan untuk memastikan layanan bagi warga terdampak berjalan cepat dan tepat.
Respons Cepat Pemerintah Desa dan Aparat Pemadam
Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, mengapresiasi kehadiran Sari Yuliati yang turun langsung ke lokasi kebakaran.
“Terima kasih kepada Ibu Sari yang turun langsung menyapa warga dan memberikan bantuan uang serta sembako. Kehadiran beliau memberi semangat bagi warga,” ujarnya.
Winakse menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Wita.
Ia berada di lokasi saat api mulai membesar dan segera berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengevakuasi warga.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Tengah, Supardan, mengatakan pihaknya mengerahkan petugas dan mobil pemadam ke lokasi.
Arus lalu lintas di Jalan Raya Sengkol–Mandalika sempat terganggu akibat proses pemadaman.
“Petugas sudah menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pemadaman,” ujarnya.
Pemadaman Berlanjut Hingga Pagi
Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, menyebut pemadaman berlangsung hingga Minggu pagi.
Petugas gabungan TNI–Polri, pemerintah daerah, dan warga bekerja membersihkan material sisa kebakaran.
“Hingga pagi hari ini petugas masih memadamkan kepulan asap sisa kebakaran. Mobil tangki air juga diturunkan untuk membantu proses pendinginan,” katanya.
Ridwan menambahkan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.
“Apakah akibat arus pendek listrik atau faktor lain, masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Desa Adat Sade: Ikon Wisata yang Terluka
Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu ikon wisata budaya Lombok.
Rumah-rumah tradisionalnya yang khas kini sebagian besar tinggal puing.
Warga berharap pemulihan dapat dilakukan segera agar aktivitas kehidupan dan pariwisata dapat kembali berjalan.(GM1)

0 Komentar