![]() |
| Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan pers terkait OTT Bupati Lombok Barat |
Garis Merah- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya memberikan keterangan resmi terkait penangkapan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini (LAZ).
Juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada awak media menjelaskan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini di Operasi Tangkap Tangan (OTT) bersama 19 orang lainnya di tempat terpisah.
LAZ sendiri di OTT di rumah dinas nya pagi ini. Sedangkan yang lainnya kata Budi ditangkap di sejumlah tempat di Lombok Barat.
"Kalau bupati kita ott di rumah dinasnya pagi hari ini, sedangkan yang lainnya kita amankan disejumlah tempat di Lombok Barat," ujar Budi.
Budi melanjutkan KPK menangkap 19 orang termasuk Bupati Lobar. Dari 19 orang tersebut tujuh orang akan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini ke 19 orang tersebut masih diperiksa di Mako Brimob Polda NTB.
"Total ada 19 orang yang kita amankan tetapi dari pemeriksaan awal dan sesuai kebutuhan tujuh orang akan kita terbangkan ke jakarta untuk pemeriksaan pendalaman," kata Budi.
19 orang yang ditangkap ini selain bupati juga sejumlah pejabat di Lombok Barat dan pihak swasta.
Dari Operasi Tangkap Tangan ini KPK berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta dan sejumlah dokumen.
"Ada sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan, ada uang tunai senilai ratusan juta dalam pecahan mata uang rupiah dan sejumlah dokumen penting," jelas Budi.
Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap bupati dan belasan orang lainnya terkait dugaan jual beli proyek yang pembiayaan nya dari APBD.
"Dugaan jual beli sejumlah proyek i lombok barat dimana pendanaan nya melalui APBD," tandas Budi.
Rencananya tujuh orang yang terkena OTT akan diterbangkan ke Jakarta sore hari ini juga.(GM1)

0 Komentar