![]() |
| Ketua divisi sosial kasta NTB kunjungi ponpes dukung penghentian perundungan dan kekerasan terhadap santri |
Garis Merah – Divisi Sosial KASTA NTB melaksanakan kunjungan silaturahmi pondok pesantren AL- hafiziah masjuring Desa Bonder kecamatan prabarda sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan, kenyamanan, dan perlindungan santri di lingkungan pendidikan.
Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya perhatian masyarakat terhadap berbagai dugaan kasus perundungan (bullying) dan tindak kekerasan yang menimpa santri di sejumlah pondok pesantren. KASTA NTB menegaskan bahwa setiap bentuk kekerasan tidak dapat dibenarkan dan harus dicegah melalui kerja sama semua pihak.
Ketua Divisi Sosial KASTA NTB Baiq Susiana mengajak seluruh unsur pondok pesantren untuk memperkuat pengawasan, membangun komunikasi yang baik antara pengasuh, santri, dan wali santri, serta menanamkan nilai-nilai saling menghormati, kepedulian, dan kemanusiaan.
"Kami hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan. Pondok pesantren harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan maupun kekerasan. Jika terdapat dugaan tindak pidana, proses penanganannya perlu diserahkan kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Baiq Susi
KASTA NTB juga mengajak masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan mendukung penyelesaian setiap permasalahan berdasarkan fakta serta proses hukum yang berlaku.
Melalui kunjungan ini, KASTA NTB berharap tercipta sinergi antara pondok pesantren, pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, humanis, serta memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh santri.(GM1)

0 Komentar