Breaking News

Pemprov NTB Temukan 31 Titik Kerusakan Baru Jalan Provinsi

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan ditemukan 31 titik kerusakan jalan milik provinsi ntb di tahun 2026

Garis Merah- Pembangunan infrastruktur untuk menunjang konektivitas dan jalur logistik menjadi perhatian pemerintah Provinsi NTB.

Pada tahun 2025 sejumlah ruas jalan milik provinsi dilakukan perbaikan bahkan direkonstruksi ulang seperti jalan di Pototano ataupun sejumlah ruas jalan di Lombok.

Namun pada tahun 2026 Pemprov NTB menemukan 31 titik kerusakan baru jalan provinsi sepanjang kurang lebih 40 kilometer. 

Pernyataan ini disampaikan oleh Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal saat menggelar buka puasa bersama awak media di Pendopo Gubernur Sabtu 7 Maret 2026.

"Jadi kemarin saya turun di Lombok dan Sumbawa ternyata kita menemukan ada 31 titik kerusakan baru jalan provinsi dan tentu ini membutuhkan perhatian serius, terutama jalan di Pulau Sumbawa itu banyak titik kerusakannya," ujar Miq Iqbal panggilan akrabnya.

Miq Iqbal melanjutkan khusus untuk Pulau Sumbawa pembangunan serta pemeliharaan jalan provinsi di Pulau Sumbawa sudah tidak memungkinkan menggunakan teknologi aspal lagi karena banyaknya aliran sungai baru serta genangan yang bisa merusak jalan.

"Kita lihat di Pulau Sumbawa banyak aliran sungai baru yang sangat berpotensi merusak kondisi jalan, kedepannya sepertinya sudah tidak relevan lagi menggunakan teknologi aspal untuk jalan di Sumbawa," paparnya.

Miq Iqbal menambahkan Pemerintah NTB kini mencari formula dan teknologi baru untuk menggantikan teknologi aspal khusus untuk Pulau Sumbawa.

"Mengingat kemampuan keuangan daerah yang terbatas bila di estimasikan pembangunan jalan sepanjang satu kilomter menelan biaya Rp 5 miliar dengan panjang kerusakan jalan ini Pemprov NTB harus mengalokasikan anggaran yang cukup besar, kita harus mencari teknologi yang tepat untuk menggantikan aspal tetapi biayanya juga tidak terlalu mahal," tandasnya.(GM1) 

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close