Breaking News

Target Pengiriman 30 Ribu Hewan Qurban, Pemprov NTB Bentuk Satgas

Kadis Peternakan NTB Riadi memberikan keterangan pers terkait pengiriman hewan qurban keluar ntb

Garis Merah- Tidak ingin lagi terjadi penumpukan hewan qurban seperti tahun lalu di pelabuhan, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB membentuk Satuan Tugas Pengiriman hewan qurban keluar NTB .

Satgas ini ditempatkan mulai dari hilir yakni di kabupaten/kota penghasil ternak hingga ke penyebrangan Pelabuhan Gili Mas.

Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTB Riadi yang ditemui diruangannya, Selasa 14 April 2026 mengatakan satgas ini terdiri dari gabungan aparat baik dari Pol PP, Polisi dan TNI serta dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan hingga Balai Karantina.

" Merujuk pada tahun tahun sebelumnya pengiriman hewan qurban keluar NTB terjadi penumpukan di pelabuhan, jadi mulai dari awal saat puasa kita atur pola pengiriman, untuk mempermudah pengiriman kita bentuk satgas yang terdiri dari berbagai unsur, satgas ini nanti bertugas untuk membantu alur pengiriman sehingga tidak lagi terjadi jadi penumpukan di pelabuhan-pelabuhan," kata Riadi.

Dia melanjutkan untuk tahun 2026 target pengiriman hewan qurban ke luar NTB mencapai 30 ribu ekor.

"Tahun ini 30 ribu ekor kita target pengiriman, tetapi kalau saya hitung sepertinya agak sulit tercapai, hitung hitungannya ya terkirm sekitar 23-26 ribu ekor," jelas Riadi.

Sementara untuk kebutuhan hewan qurban di dalam daerah sendiri Riadi memastikan stok hewan qurban aman.

" Mau berapa ribu atau berapa puluh ribu ekor, stok kita untuk idul adha insyaallah aman," tegasnya.

NTB sendiri kini berada di peringkat ketiga jumlah populasi hewan ternak di Indonesia dengan jumlah populasi hewan ternak mencapai 2 juta ekor dengan Kabupaten Sumbawa menjadi daerah dengan populasi hewan ternak terbesar di NTB.(GM1)

0 Komentar

Advertisement

Type and hit Enter to search

Close