Breaking News

Kementerian PUPR Bangun Rusun Bagi ASN PUPR Senilai Rp 73,67 Milyar di Lombok Barat

Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto dan PJ Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi melakukan ground breaking pembangunan rusun ASN PUPR di Lombok Barat

Garis Merah- Kementerian PUPR memulai proses pembangunan rumah susun delapan lantai yang diperuntukan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) PUPR yang berlokasi di Lombok Barat. 


Pembangunan rumah susun ini ditandai dengan peletakan batu pertama (Ground Breaking) Jum'at (10/5). Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto didampingi Penjabat Gubernur NTB H. Lalu Gita Ariadi memulai secara simbolis pembangunan rumah susun ini. 


Pembangunan Rumah Susun ASN Kementerian PUPR di Lombok menelan anggaran Rp73,67 miliar dari pagu Rp79 miliar. Proyek ini dibangun pada lahan seluas 2.471 meter persegi yang dimenangkan kontraktor PT Relis Sapindo Utama dengan waktu pengerjaan selama 270 hari, mulai 25 Maret - 19 Desember 2024.


Adapun spesifikasi bangunan Gedung 8 lantai dengan fungsi campuran yaitu fungsi hunian dan fungsi serbaguna yang terdiri dari 5 lantai hunian dan 3 lantai serbaguna, dengan luasan bangunan 7.615 meter persegi, yang didukung dan dilengkapi dengan 72 set perabot, serta termasuk prasarana, sarana, utilitas (PSU berupa landscape, area taman, drainase, sumur resapan, dan Tempat Pembuangan Sampah (TPS). Pembangunan Rusun direncanakan berlangsung selama sembilan bulan.


Dalam sambutannya, Miq Gite panggilan akrab PJ Gubernur NTB mengapresiasi pembangunan rumah susun ASN PUPR tersebut. Miq Gite mengatakan pembangunan rumah susun ini sebagai upaya bersama untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan ASN, serta upaya untuk memanfaatkan lahan yang diperuntukan bagi perumahan maupun perkantoran.


"Saya berharap, kedepannya dapat terbangun lebih banyak lagi rumah susun dan apartemen di dalam kota. Mengingat pola hidup masyarakat urban di kota-kota saat ini membutuhkan rumah tinggal yang terintegrasi dengan pusat-pusat aktivitas masyarakat urban, " Kata Miq Gite dalam sambutannya. 


Sementara Dirjen Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan keberadaan rumah susun ASN PUPR ini sangat penting karena banyak nya pegawai PUPR yang di mutasi atau berpindah tempat tugas. 


"Jadi sangat penting dibangun rumah susun, kebutuhan tempat tinggal terutama bagi ASN PUPR yang berpindah tugas kadang kesulitan mendapatkan tempat tinggal," Kata Suprijanto. 


Rumah susun yang dibangun sebanyak 72 unit dengan kapasitas 216 ASN Kementerian PUPR NTB. Terdiri dari 60 unit hunian tipe 36, 10 unit hunian tipe 45 dan 2 unit hunian difabel.(GM1) 

0 Komentar

Edutech Nusantara Digital

Mitra teknologi terpercaya untuk digitalisasi Pesantren, Sekolah, Madrasah, dan Perguruan Tinggi di Indonesia.

Kunjungi Website

Type and hit Enter to search

Close