![]() |
| Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati mengatakan bulan suci Ramadhan sebagai momentum perkuat ukwah islamiyah |
Garis Merah – Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, mengajak masyarakat menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Dalam keterangannya, politisi Partai Golkar ini menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim.
"Saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga Ramadan ini membawa keberkahan, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat berbagi dan gotong royong di tengah masyarakat," ujar Sari Yuliati, yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum DPP Partai Golkar.
Menurutnya, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus kepedulian terhadap sesama. Ia menekankan pentingnya menjaga suasana aman, nyaman, dan kondusif selama bulan suci.
Sebagai pimpinan DPR RI yang membidangi Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan (Korekku), Sari menegaskan perlunya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat agar program sosial berjalan optimal, terutama dalam membantu warga yang membutuhkan.
"Kita ingin memastikan semangat Ramadan diwujudkan dalam aksi nyata. Mari perbanyak sedekah, pererat persaudaraan, dan saling mendukung agar masyarakat semakin harmonis dan sejahtera," tegasnya.
Lebih lanjut, wakil rakyat dari Dapil NTB II itu berharap Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum memperkuat persatuan dan solidaritas, sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.
"Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan menjadikan kita pribadi yang lebih baik setelah Ramadan berlalu," pungkasnya.
Selain menyoroti aspek spiritual dan sosial, Sari Yuliati juga menekankan pentingnya peran pengawasan DPR dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat, terutama menjelang Ramadan dan Idul Fitri yang identik dengan lonjakan konsumsi.
Menurutnya, fungsi pengawasan DPR tidak hanya berhenti pada tahap perumusan kebijakan fiskal, moneter, dan sektor jasa keuangan, tetapi juga mencakup evaluasi implementasi di lapangan. “Kebijakan pengendalian inflasi harus benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat, bukan sekadar angka dalam laporan,” ujar legislator asal NTB tersebut.
Politisi Partai Golkar ini menambahkan, keberhasilan menjaga stabilitas ekonomi di periode musiman sangat bergantung pada konsistensi pemerintah dan otoritas terkait dalam menyeimbangkan kebutuhan konsumsi dengan pengendalian inflasi. Ia menegaskan, kepercayaan publik terhadap kebijakan ekonomi hanya dapat terjaga melalui pengawasan yang tegas, berbasis data, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
Lebih lanjut, Sari menekankan bahwa DPR RI juga mengawal kebijakan yang berkaitan dengan perlindungan kelas menengah, kelancaran konsumsi domestik, serta stabilitas sistem keuangan di tengah meningkatnya transaksi dan mobilitas masyarakat selama libur panjang. “Pertumbuhan ekonomi tidak cukup dilihat dari angka, tetapi harus tercermin dari kemampuan masyarakat menjaga daya beli dan menikmati momentum konsumsi secara wajar,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Sari memastikan DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar kebijakan ekonomi tetap akuntabel, adaptif terhadap dinamika musiman, serta berorientasi pada keberlanjutan daya beli masyarakat dalam jangka menengah dan panjang.(GM1)

0 Komentar