![]() |
| Pengurus DPD KNPI NTB berpose bersama usai gelar konfrensi pers |
Garis Merah- Merujuk pada hasil Kongres Luar Biasa KNPI di Surabaya yang menetapkan Saad Budiman Lubis sebagai Ketua KNPI yang baru dan memecat Ali Hanafiah secara tidak hormat, kepengurusan di daerah juga mengikuti hasil Kongres tersebut.
DPD KNPI NTB yang sebelumnya terdiri dari dua versi, pasca kongres Surabaya secara otomatis menjadi hanya satu kepengurusan.
Ketua DPD KNPI NTB Haerunnisa menegaskan pasca kongres di Surabaya maka DPD KNPI di NTB hanya ada satu yakni KNPI yang diketuai Haerunnisa dengan Ardiansyah sebagai Sekretaris dan Mursidin sebagai Ketua Harian DPD KNPI NTB.
Haerunnisa menyatakan KNPI NTB versi Daud kini tidak diakui lagi. Ia kembali menegaskan di NTB KNPI hanya satu yakni KNPI dibawah nahkodanya.
"Dengan hasil kongres di surabaya dimana Ali Hanafiah dipecat dan ketua terpilih adalah Saad Budiman Lubis, maka tidak ada lagi dualisme KNPI, ini juga diperkuat dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI melalui Dirjen Hak Kekayaan Intelektual mengesahkan logo organisasi Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) dengan Ketua Umum, Ilyas Indra," kata Haerunnisa dalam acara jumpa pers di Mataram, Senin 12 Januari 2026.
Sementara Sekretaris KNPI NTB Ardiansyah mengatakan dalam waktu dekat akan dilaksanakan pelantikan pengurus KNPI NTB dengan Ketua Haerunnisa.
"Agenda paling dekat setelah ini adalah pelantikan pengurus dan konsolidasi internal sertae menyusun program kerja," jelas Ardiansyah.
Haerunnisa dan Ardiansyah juga kompak kedepannya KNPI NTB akan berkolaborasi dan bermitra dengan pemerintah dalam mendukung semua program Gubernur NTB menuju NTB Makmur mendunia.
"Kita siap berkolaborasi dan bermitra dengan pemerintah untuk mendukung program gubernur menuju ntb makmur mendunia," kompak keduanya.(GM1)

0 Komentar