![]() |
| Gubernur NTB kembali menerbitkan Surat Edaran terbaru terkait larangan mudik lebaran 1442 Hijriyah, penyebrangan Kayangan-Pototano akan ditutup mulai tanggal 8 hingga 17 Mei |
Mataram- Setelah sebelumnya mengeluarkan Surat Edaran (SE) membolehkan mudik lokal lebaran 1442 Hijriyah, Pemprov NTB kembali menerbitkan Surat Edaran terbaru terkait mudik yang ditandatangani oleh Sekda NTB HL Gita Aryadi.
Dalam SE terbaru ini Pemprov NTB meminta pergerakan orang di batasi pada Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah. Selain itu pada poin kedua bagi warga yang akan mudik atau menyebrang ke Pulau Sumbawa dari Lombok melalui Pelabuhan Kayangan Lombok Timur ke Pototano terakhir dibuka tanggal 8 Mei 2021.
Setelah tanggal 8 Mei operasional di Pelabuhan Kayangan dan Pototano ini akan ditutup hingga tanggal 17 Mei 2021.
Gubernur NTB Dr. Zulkiefkimansyah mengatakan dengan mempertimbangkan instruksi pemerintah pusat dan kondisi terkini penyebaran Covid-19 maka untuk mengantisipasi terjadinya ledakan kasus corona seperti di India serta hasil rapat dengan para Bupati dan Wali Kota se NTB pagi ini, Selasa (4/5) dianjurkan untuk tidak mudik.
"Kalaupun harus mudik karena sesuatu hal yang tidak bisa dihindari maka pelabuhan Kayangan-Tano akan dibuka sampai dengan tanggal 8 Mei Jam 00.00 Wita," ujar Gubernur.
Gubernur melanjutkan melihat perkembangan penyebaran covid terkini yang semakin membahayakan maka tidak ada pilihan lain kecuali menutup penyeberangan sebagaimana dianjurkan oleh pemerintah pusat yang dimulai dari tanggal 8 Mei sampai tanggal 17 Mei 2021.(GM1)

0 Komentar