![]() |
| Tebe modern atau tempat Dedoro inovasi penampungan sampah organik |
Garis Merah- Hampir mirip dengan sistem Tebe Modern di Bali, di Lombok Komunitas Memule Bersih Bersih juga memanfaatkan ruang sempit atau pekarangan untuk menampung sampah dengan memasukan ke dalam lubang yang disebut Tempat Dedoro.
Sistem Tempat Sampah ini hampir mirip dengan Tebe Modern dimana pengelolaan sampah rumah tangga atau sampah organik mengadaptasi kearifan lokal dengan membuat lubang sedalam 2 meter yang di semen atau dipasangi Buis (Gumbleng) dan penutup beton untuk menjaga kebersihan dan mengurangi polusi bau.
Ketua Komunitas Memule Bersih bersih I Gede Kemulandana dan Ketua LCC Pasek Arianta mengatakan penampungan sampah ini merupakan salah satu cara mengurangi volume sampah yang dibuang atau ditumpuk di tempat penampungan sampah sementara (TPA) dan tempat pembuangan akhir sampah (TPS).
"Tempat penampungan sampah ini sekaligus pengolahan sampah karena sampah ini akan terurai menjadi kompos dan dan digunakan untuk penyubur tanaman," jelas I Gede Kemulandana
Sampah yang dimasukkan ke dalam tempat ini harus dipilah dan hanya sampah organik yang dimasukan dan sampah non organik akan ditampung di tempat lain.
"Tidak semua sampah dimasukan dalam lubang penampungan, hanya sampah organik, kalau sampah plastik dan B3 ditampung ditempat yang lain," tandasnya.
Pemerintah Kota Mataram sedang berupaya mengurangi volume sampah dengan membuat Tempat Dedoro di beberapa Lingkungan kelurahan dan di beberapa tempat sudah dibuat seperti di Marong Karang Baru.
Tempat Dedoro yang dibuat Komunitas Memule ini dipasang di Pura Jagat Nata Mayura merupakan swadaya dari komunitas peduli lingkungan yang diketuai I Gede Kemulandana dan Pasek Arianta adalah salah satu anggota yang juga aktifis Lingkungan di Lombok Care Community.
Komunitas Memule beranggotakan sekitar 80 orang yang kerap melakukan bakti sosial di beberapa tempat suci terutama Pura.
Memule sendiri artinya Menanam dalam Bahasa Bali karena sebagai besar anggota komunitas ini berasal dari Bali yang menetap di Lombok.(GM1)

0 Komentar