Ketua DPD KNPI NTB Taufik Hidayat

Garis Merah- Beredar potongan video orasi pendemo di depan kantor Gubernur NTB, Selasa (14/6) dimana dalam video tersebut, orator menyebut kata kata kasar terhadap Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah. 


Buntut dari orasi pendemo tersebut sejumlah elemen pemuda dan organisasi menyatakan sikap menolak ujaran kebencian dan perkataan kasar saat menggelar unjukrasa. 


Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Nusa Tenggara Barat, Taufik Hidayat meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut orator yang menyampaikan ujaran kebencian dan perkataan kasar saat unjukrasa tersebut. 


"Kami meminta polisi untuk mengusut dan memproses pendemo yang menyampaikan ujaran kebencian saat unjukrasa," ujarnya dalam rilis yang diterima media ini. 


Opik panggilan akrabnya mengatakan dirinya tidak melarang elemen masyarakat untuk berunjukrasa namun dia menghimbau agar demo dilaksanakan secara santun dan tidak menebar ujaran kebencian. 


"Kita tidak alergi dengan demo tapi alangkah lebih baik kalau aspirasi disampaikan dengan cara yang santun dan bijak, silahkan demo tapi jangan sampai memaki dan mengumbar ujaran kebencian," tuturnya. 


Dalam potongan video yang beredar di grup diskusi seorang orator menyampaikan ujaran kebencian terhadap Gubernur NTB.(GM1)